Don't miss

19/07/12

Tips Google, Comand Linuk & Windows



Sebelumnya saya pernah berbagi tentang Perintah CMD, Kali ini saya ingin berbagi lagi tentang Tips google dan perintah command promt baik di linuk maupun di windows. Siapa tau bisa bermanfaat bagi para pembaca, berikut ini adalah ScreenShotnya.....

18/07/12

Cara mengatasi Generic Host Process pada XP sp2



Jika rekan menggunakan Microsoft Windows XP SP 2 (Service Pack 2) kemungkinan besar akan  menghadapi masalah Generic Host Process for Win32 Services Error, biasanya muncul karena shoutdown pada sistem, sehingga sangat menganggu aktifitas dan produktifitas anda.

Namun menurut Microsoft jika update security 87333 (MS05-012) di install. Microsoft juga menyatakan, bahwa masalah ini terjadi hanya pada Mic SP 2 namun ia juga menyediakan solusi untuk Windows Server 2003 dan Windows 2000.

17/07/12

Tutorial Photoshop : Dark Art



Photoshop memang sangat memanjakan penggunanya dalam mengolah foto. Namun banyaknya ide yang muncul untuk mengolah gambari di Photoshop kadang tidak bisa Anda wujudkan begitu saja, di butuhkan sejumlah trik yang bisa membuat nyata hasil imajinasi Anda.

Melalui Tutorial ini, penulis bermaksud mengajak Anda untuk berkreasi di Photoshop dan menunjukkan beberapa trik dalam membuat foto Gothic (Dark). Karena tema foto nya adalah “imajinasi” dari penulis, di harapkan setelah mengikuti tutorial ini, Anda bisa melakukan cara yang sama dengan imajinasi Anda ke Photoshop.

10/07/12

10 Tips Windows XP



10 TIPS paling efektif - Pelangsingan melalui tool-tool internal Windows

Langkah-langkah pembersihan awal dapat dengan cepat dan nyaman dilakukan dengan tool-tool Windows. 

1. Membersihkan direktori Windows: Jalankan "Disk Cleanup" melalui 'Start| All Programs | Accessories | System Tools" untuk menghapus file temporary, log file yang tidak lagi dibutuhkan, dan sampah-sampah data lainnya.   


2. Membersihkan folder lainnya: "Disk Cleanup" hanya membersihkan folder standar Windows. Untuk melacak file-file lainnya, Anda dapat melakukan pencarian melalui "Start | Search". Di dalamnya, Anda pilih "All Files and Folders" dan klik "More Advanced Options". Pilih juga "All Files and Folders" di bagian "Type of File". Aktifkan fungsi "Search hidden and folders" di bagian "Search system folders". Selanjutnya di bagian " All or part of the file name" masukkan 

*.tmp,•*.bak,•*.old,•*.gid,•
*.fts

Hapus semua file yang ditemukan. 

3. Menyortir ulang file: Defragmentasi akan menyusun ulang data pada hard disk. Klik "Start | Run" dan masukkan defrag•c:
di mana c: adalah drive berisi instalasi Windows.

4. Men-start lebih cepat: Pada setiap start, sistem Windows akan menyusun ulang file-file Start, sehingga prosesnya lebih cepat. Periksalah, apakah fungsi tersebut sudah aktif. Untuk itu, jalankan registry editor dan navigasikan ke "HKEY_LOCAL_MACHINE  | Software | Microsoft | Dfrg | BootOptimizeFunction". Perhatikan jendela kanan, apabila di dalam entry  "Enabled" sudah tercantum nilai "Y", berarti fungsi telah diaktifkan.

5. Mencegah Autostart: Semakin banyak program dijalankan secara otomatis bersama Windows, proses boot semakin lama. Sebaiknya kosongkan folder "Startup" di dalam menu "Start | All Programs". Selanjutnya, klik "Start | Run" dan masukkan perintah.

Singkirkan tanda di depan setiap program yang tidak perlu dijalankan bersama Windows.

Aplikasi semacam itu juga dapat tersembunyi di dalam registry. Buka "HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windows | CurrentVersion". Entry-entry Startup dapat Anda temukan dalam subfolder "Run" dan "RunOnce"

6. Merampingkan registry: Dengan Regseeker (ada di CHIP-DVD) Anda dapat menyingkirkan entry-entry registry yang sudah tidak diperlukan, sehingga dapat memperluas kapasitas hard disk. Anda cukup mengklik "Cleanup registry" pada layar utama.

7. Keranjang sampah kecil: Dalam setting standar, Windows menentukan tempat pembuangan sebesar 10% dari kapasitas hard disk untuk recycle bin. Apabila hard disk Anda berkapasitas besar, 10% menjadi terlalu boros. 
Klik kanan recycle bin dan buka "Properties". Turunkan nilainya menjadi 2-3% dengan menggeser slider-nya.

8. Singkirkan font: Dalam folder "Windows\Fonts" tidak boleh terdapat lebih dari 100 jenis font, karena dapat memperlambat Windows. Di dalam folder ini sebaiknya Anda tidak menghapus font dengan akhiran .fon, karena font tersebut digunakan Windows sendiri. Selain itu, jenis font "Tahoma" dan "Marlett" juga sebaiknya tidak Anda hapus.

9. Tidak perlu standby: Standby sebenarnya lebih tepat diterapkan pada notebook, sehingga pada PC desktop lebih baik di nonaktifkan karena dapat memboroskan isi RAM. Caranya klik "Start | Control Panel | Performance and Maintenance | Power Options". Singkirkan tanda di depan "Enabled hibernation" di dalam tab "Hibernate".

10. Menghapus file Help: Pengguna yang telah berpengalaman sebenarnya tidak lagi membutuhkan Windows Help. Oleh karena itu, sebaiknya hapus saja folder "Help" ini dalam direktori Windows setelah sebelumnya menonaktifkan ''Write Protected" dalam "Properties". 

Perhatian! : Folder ini tidak dapat begitu saja di-restore. Penghapusan bisa Anda lakukan jika Anda benar-benar tidak membutuhkannya lagi.



Tuning windows XP



Melalui trik dan tool yang tepat, Anda dapat melangsingkan Windows XP sehingga kinerjanya dapat meningkat menjadi lebih cepat dan stabil. Dalam artikel ini CHIP memberikan langkah-langkah terbaik untuk melakukan program diet Windows XP.

Apakah Anda merasa Windows XP yang Anda gunakan kinerjanya sudah mulai menurun? Atau, Anda melihat ukuran Windows di dalam hard disk sudah berbeda dari sebelumnya? Apabila demikian, “langsingkan” segera Windows XP Anda.

CHIP akan membantu Anda dengan membuat sebuah "resep" diet dalam tiga tahap. Pertama, menyingkirkan file-file yang tidak dibutuhkan, file ganda, dan file yang telah rusak. Dengan demikian data-data yang tersisa pada hard disk dapat disusun ulang dengan lebih tepat dan nantinya Windows dapat dijalankan dengan lebih cepat.

Resep kedua adalah menonaktifkan beberapa layanan dan proses yang tidak terlalu dibutuhkan.